Jika Kau Dipanggil Jainudin M. Jane

Pagi ini aku mendengarkan lagi lagu The Panas Dalam dengan lirik,

"Jane...jika kau dipanggil wi-jane, aku maraaah Jane. Jane... jika kau dipanggil Jainudin M. Jane, aku marraaah Jane..." - Jane, The Panas Dalam

Kembalilah ingatanku pada ruangan dengan meja batu putih itu. Beberapa mahasiswa berumur 18 - 20 tahun berada di depan laptop masing-masing, sibuk menatap laporan yang waktu itu tampak tak kunjung usai. Tetapi kami tiba-tiba berhenti dan tertawa sejenak ketika lagu ini diputar dari salah satu laptop teman kita.

Kuliah sarjana. Masa-masa yang tidak akan bisa diulang itu mungkin memang sesuatu yang dulu kita ingin segera akhiri, tetapi nyatanya segmen waktu itu adalah bagian yang akan punya ruang tersendiri dari database memori kita (dan sering berharap bisa dikembalikan ke waktu saat ini). Setiap orang memahat waktu itu dengan caranya sendiri, setiap orang tanpa sadar berjalan di koridor berbeda walaupun kita berkumpul di satu ruang yang sama.

Semoga kalian teman-teman kuliahku, dimanapun kalian berada, sedang apapun kalian, selalu berbahagia dan tertawa menghadapi apapun tantangan di depan kalian sebagaimana kita dulu menertawakan laporan praktikum kita yang tanpa sadar membanggakan diri kita. Karena dulu tidak pernah kita tahu bahwa kita akan mampu menyelesaikan dan mengumpulkan laporan yang sering kita terima dengan "yaaaah..." atau "aseeeliiiii...". Kalian adalah orang hebat. Percayalah akan hal itu.

Semoga Allah selalu melindungi kalian.

Pekalongan, 14 Maret 2014

Comments

  1. jaaaanee~~~
    jika kau dipanggil blue jane,
    aku maaaraaaah jane~

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular Posts