Gambar Terbaik Adalah Gambar Yang Selesai

Suatu ketika saya pernah berbicara dengan salah satu sketcher dan illustrator favorit saya yang bernama Namira Primandari. Kami saling mengenal belum cukup lama tetapi kami pernah bekerja di salah satu proyek video yang digunakan dalam acara orientasi AFS Bina Antarbudaya. Pembicaraan itu terjadi saat saya sedang mencoba mempelajari bagaimana cara membuat sketsa, secara saya merasa tumpul dengan tangan saya yang terlalu terbiasa bergaul dengan alat elektronik untuk mengabadikan sesuatu dibandingkan dengan mencoba menciptakan sesuatu melalui alat tulis yang saya goreskan pada kertas kosong. Ada satu hal yang Namira katakan pada saya dan saya ingat sampai sekarang, yaitu "Gambar terbaik adalah gambar yang selesai". Setelah saya pikir, benar juga ya. Sejelek apapun tarikan garis kita, tetapi jika kita coba menyelesaikan gambar itu, kita bisa melihat makna dari gambar yang kita buat dan kita bisa memahami dengan jelas maksud dari gambar tersebut. Tidak nanggung.

Setelah saya pikirkan lagi, ternyata artinya bisa lebih dalam. Apapun yang selesai, jelek atau bagus, akan ada maknanya dibandingkan sesuatu yang menggantung. Oleh karena itu, penutupan, penyelesaian atau apapun itu harus dilakukan. Harus dieksekusi. Baik atau buruk tidak masalah. Bila selesai, kita bisa mengambil pelajaran dari hal yang kita selesaikan tersebut, bukan berandai dengan hasil dan kesimpulan yang semu atau bahkan hanya sebuah fantasi.

Jadi selesaikan lah apapun yang sedang kita kerjakan. Lakukan hingga tuntas. Ambil keputusan, lakukan, tuntaskan. Karena kembali lagi, sebaik-baiknya suatu gambar adalah gambar yang selesai.


Comments

  1. hahahahahahahahahaha. dibandingkan sesuatu yang menggantung. baiklah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau menggantung, sekalian pull-up saja untuk melatih otot bisep. Hahaha.

      Delete

Post a Comment

Popular Posts