Sebuah Himbauan Untuk Diri Sendiri

Suatu pagi di SCBD, Jakarta
Seringkali ketika saya menatap keluar dan melihat keramaian di sekitar lokasi kerja saya, terpikirlah dalam benak sampai kapan saya akan berada di sini? Sudah berencana memang awalnya dan sudah terpaparkan bahwa saya akan 2 tahun bekerja di perusahaan yang bersedia menerima saya saat ini kemudian berlanjut akan sekolah S2.

Tetapi ternyata realisasi dari rencana saya setelah 2 tahun bekerja di sini tidaklah semudah tulisan di buku catatan saya atau semudah sesi sharing dengan teman saya. Sulit. Sulit bukan dalam arti cara, tetapi sulit dalam arti melawan kenyamanan yang mulai ada dalam kehidupan sehari-hari ini. Padahal saya seringkali seperti menguliahi teman-teman bila mulai merasakan kenyamanan berlebihan dalam bekerja dan cenderung bosan atau kehilangan esensi dari pekerjaan mereka. Katakanlah seperti memberikan motivasi agar mereka tertantang dan berkembang dalam menjalani hidup.

Ternyata kegemaran saya bercerita dan berbagi dengan teman-teman saya, yaitu dengan cara memberikan opini dan pandangan terhadap masalah teman, banyak yang perlu dilontarkan pada diri saya sendiri. Saya mungkin memang cenderung straigh-to-the-point dalam memberikan pandangan terhadap kisah hidup orang lain, tetapi itu umumnya adalah pernah saya alami, terpikir atau bahkan menjadi sebuah himbauan untuk diri sendiri.

Saya menyadari sepenuhnya bahwa berucap dan bertutur kata untuk mengomentari hidup orang lain adalah hal yang lebih mudah daripada menjalani kehidupan orang lain tersebut. Kita bukanlah mereka. Mereka bukanlah kita. Nyata adanya #bukan_remix #yaelah. Tetapi mungkin yang saya syukuri bahwa jiwa ini berbeda dengan milyaran jiwa unik lainnya adalah saya selalu punya cerita yang ikut menampar saya atau secara halus menghimbau agar saya melakukan sesuatu yang lebih baik. Tidak mengulang kesalahan. Intinya adalah belajar #bukan_koruptor #sudahlah. Belajar sambil menjalani hidup. Bukan belajar diam sambil menatap orang lain membahas hidup yang mereka alami. Belajar dari mereka, tetapi juga belajar dan berbagi dari apa yang kita alami.

Comments

Popular Posts