Selamat Berjuang Adek Ghiffa

JAKARTA (8/7) - Ghiffari sebelum botak di rumah, Jakarta (7/7)
 Akhirnya adik saya yang tampan dan pesek ini menggundulkan rambutnya sebagai syarat penerimaan awal siswa di Boarding School As-Syifa Subang.

JAKARTA (8/7) - Ghiffari Setelah Botak, Subang (8/7)

 Hari ini tanggal 8 Juli 2012, kami sekeluarga mengantarkan adek Ghiffa ke pesantren As-Syifa. Ia menempati kamar 7.4 yang berisi 12 siswa baru lainnya. Latar belakang dari setiap siswa berbeda, bahkan ada siswa yang berasal dari luar Pulau Jawa. Menariknya, tadi saya melihat bagaimana adik saya mencoba membiasakan diri dan mempersiapkan diri untuk hidup jauh dari keluarganya. Dia akan mengikuti aturan sebuah institusi baru. Ia akan jarang sekali melihat ayah dan ibu. Jarang mendapat kesempatan untuk menggunakan internet, bahkan jarang untuk bisa berhubungan via telepon dengan keluarga.

Adek hanya dapat dikunjungi sebulan sekali. Hal ini tentunya menjadi ujian bagi seluruh anggota keluarga kami. Karena keberadaan adek di rumah tidak mungkin tergantikan. Apalagi sekarang bentuknya sedang lucu karena botak. Hahaha. Biasanya kalau kami pulang adek sedang di depan komputer, twitteran.

Ah, rasanya aneh menjadi pihak yang ada di rumah dan ditinggalkan. Biasanya saya adalah pihak yang melanglangbuana. Ternyata begini rasanya jadi anggota keluarga yang harus memandang salah satu dari kami menjalani jenjang hidup untuk masa depan yang lebih baik. Selamat berjuang adek. Sampai bertemu di rumah untuk main FIFA.

JAKARTA (8/7) - Ghiffari diapit Ibu (kiri) dan Ayah (kanan) di depan wisma tempat tinggal (8/7).
JAKARTA (8/7) - Ghiffari bersama saya di depan wisma tinggal (8/7).

Comments

  1. Saksi dua saudara mesra yang memilih jalan hidup berbeda.
    *keprok*

    Ps :
    semoga adek ghiffari sukses bahagia menapaki pilihannya.

    ReplyDelete
  2. wuiiih. adeknya ke Pesantren, kakaknya ke Harvad. :P

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular Posts