Stabil?

Sekelabat pikiran datang di tengah lampu merah. Sambil terus menarik gas motor, terpikir bahwa rasanya kehidupan mulai stabil, semangat mulai datang, baik akademik maupun non-akademik. Tetapi semua itu hanya sekelebat, satu perempatan.

Teringat sebuah kalimat yang menyatakan bahwa, satu-satunya yang pasti di dunia ini hanyalah ketidakpastian. Maka berubahlah pikiran selewat satu perempatan itu. Ini bukanlah waktu untuk lengah. Ini adalah waktunya untuk menurunkan pinggang agar lebih stabil. Menajamkan intuisi dan memfokuskan pikiran pada segala kemungkinan yang dapat terjadi. Karena kelengahan adalah buaian dari kestabilan. Sekali lagi, tidak ada yang namanya kestabilan. Yang ada hanyalah ketidakstabilan yang stabil.

Comments

Post a Comment

Popular Posts