Tujuh Belas Juli 2011

"I am switching on my life right now. I'm not runaway from anything."

Tidak perlulah berbeda sudut pandang untuk mencari sebuah pergesekan pendapat. Satu agama, satu visi, dan masih bisa kita berseteru, berbeda pendapat dan salah satunya mungkin menyimpan perasaan hilangnya simpati akibat hal tersebut. Pandangan saya memanglah universal, biarlah itu menjadi cara saya. Silakan kalau anda berpikir lain, silakan kalau anda berpikir untuk lebih tegas dan berada di satu koridor. Mohon maaf, saya kemungkinan akan berada di jalan berbeda. Kalau itu cara anda mencari hidayah, saya akan mencari jalan yang berbeda. Tetapi satu hal. Saya yakin visi kita masih sama.

Bolehlah ada pemikiran bahwa jalan hidup saya sudah terkotori debu-debu globalisasi dan arus modernisasi. Tapi dibalik segala keburukan, selalu ada kebaikan yang bisa diambil intisarinya. Tergantung bagaimana makhluk ciptaan Tuhan itu menginterpretasikan segala informasi yang dia peroleh. Kalau debu-debu ini dinilai bahwa saya adalah makhluk tersesat, bukankah kita semua masih tersesat? Suci itu hanya dimiliki Rasul kita Muhammad SAW (untuk muslim) atau malaikat yang diciptakan Allah hanya untuk menjadi pelaksana segala perintah Allah serta menjauhi larangannya. Kita manusia, akan selalu tersesat. Kita adalah makhluk yang tercipta untuk berbuat kebaikan sekaligus melakukan dosa, yang bisa kita harapkan hanyalah kadar dosa kita tidak lebih dari kadar pahala kita. Sama seperti berdagang, harga penjualan lebih besar dari harga produksi, sehingga kita beruntung.

Tidak perlulah kita melaknat satu sama lain hanya karena kita merasa benar, orang yang suka menghina orang lain belum tentu tidak mengagumi orang yang dia hina. Orang yang memandang rendah, bisa jadi sebenarnya dia menghormati dan memandang derajat orang lain tersebut di atas dirinya. Manusia selalu diingatkan oleh batinnya, untuk seimbang. Hanya tinggal bagaimana manusia tersebut mendengar kata batinnya itu.

Comments

Popular Posts