Sebuah Peristiwa Random #1

Situasinya terjadi di dalam ruang kelas ber-AC dengan kursi belajar yang bersatu dengan meja. Saat itu sedang dilaksanakan seleksi terakhir untuk menjadi delegasi MUN dari sebuah kampus. Ada seorang peserta yang bisa membuat cowok-cowok sembah sujud, sampai sujud kelamaan dan terpendam ke dalam ubin. Wanita ini berkulit putih, bersih, dengan rambut sebahu rada panjang sedikit, tubuh yang terawat, proporsi tinggi dan lebar tubuh tepat.

Seleksi kali ini adalah simulasi MUN yang akan dilakukan, wanita ini berperan menjadi delegasi salah satu negara eropa di bagian utara bumi sana. Wanita ini ternyata berbicara bahasa Inggris dengan logat BRITISH!

Jadi begini rangkumannya :
1. Seleksi
2. Rupawati
3. Berpakaian rapi
4. Berbicara dengan logat British
5. Logat British
6. Terlihat pandai
7. Rupawati & berlogat British
8. RupaBritish

Jadi kalau di MUN itu kita mendapat kesempatan berbicara bila setelah mengangkat plakat negara, lalu kita ditunjuk oleh direktor. Dalam seleksi berbentuk simulasi ini, kadang kita dongkol bila pesaing kita mendapat kesempatan bicara lebih sering dari kita. Tetapi tidak dalam kasus kali ini.

Setiap oknum rupawati ini dipanggil
*mengangkat plakat
Direktor : "Okay BLABLABLA (Sebuah negara), the floor is yours."
*maju ke depan
Sayah : dalam hati, "Kagak usah floor, my heart is yours, dah." (Dengan muka mupeng, pasrah, tawakal, tapi istiqomah)

Tampaknya situasi yang sama terjadi juga pada kaum Adam lain yang berada di ruangan. Satu hal dari situasi ini, pusing.

Comments

Popular Posts