How Important You Are My Friend

I'm sorry I will write this story in Indonesian Language. My Brain was, stuck couldn't arrange good words in English for now.

Saya tidak pernah menemukannya di tempat lain. Hanya di dalam diri kalian. Beberapa orang yang tidak pernah padam di dalam diri saya. Selalu menyala, bersinar, walaupun redup, tidak pernah hilang sedikitpun intensitas cahaya kalian di mata Saya.

Apalah itu artinya keburukan diri Saya di depan kalian. Tidak ada artinya. Karena kalian tidak pernah berhenti menjadi penyokong dalam hidup. Kalian adalah sebuah fondasi jalan yang tidak pernah bolong seperti jalan di Bandung. Kalian memang berbatu, memang berkerikil, tapi tidak pernah membuat Saya terpeleset, jatuh, dan membuat Saya mengeluh.

Kalian lah penghina Saya, sekaligus yang Saya hina. Tapi kalian tidak pernah merobek hati Saya, tidak pernah berada di dalam kasta terendah dari parameter orang mulia ataupun nilai manusia di mata sebuah kalkulasi ilmiah yang dihitung dengan kata hati.

Tahukah kalian bahwa kalian itu mutlak? Kalian mutlak merekat, lebih kuat dari sekedar lem besi, lebih kuat dari sekedar ikatan atom yang bila dipecah akan menyebabkan ledakan yang berefek menghilangkan materi lain di sekitarnya.

Karena kalianlah Saya yakin bahwa berjalan tanpa arah pun akan dihargai, karena kalianlah Saya yakin bahwa kalian akan terus melihat Saya dengan binocular autofocus termahal dan tidak akan pernah kalian menghilangkan pandangan kalian dari Saya. Sekalipun hidup kita ditimpa kesibukan yang melampaui tinggi WTC di masa lalu. Tidak pernah. Saya akan mencari kalian dan kalian mencari Saya.

Apakah kamu yakin kawan? Kalau kalian tidak berarti di mana Saya? Bullshit! Saya selalu mencari kalian.

Comments

Popular Posts