Hal yang Perlu Anda Perhatikan Ketika Nonton Timnas Indonesia

Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta (Sumber : Dok. Pribadi)

Berdasarkan pengalaman Saya kemarin menyaksikan pertandingan Tim Nasional Indonesia untuk yang kedua kalinya, Saya memiliki beberapa saran kepada kawan-kawan yang ingin menyaksikan pertandingan final di Gelora Bung Karno. Mengapa Saya ingin berbagi? Karena Saya tidak ingin ada lagi teman-teman Saya yang menjadi korban ketidakcermatan dan menurut Saya ketamakan pihak tertentu yang menjual tiket lebih dari kapasitas seharusnya. Sehingga menyebabkan banyaknya pembeli tiket yang kecewa akibat tidak bisa melihat lapangan hijau sedikitpun padahal sudah berada di dalam Stadion Gelora Bung Karno. Tiket tidak dijual sesuai dengan jumlah bangku. Harap dicamkan hal tersebut.

Hal-hal yang perlu diperhatikan ketika menyaksikan Timnas berlaga :

1. Gunakan atribut Tim yang Anda bela, terutama gunakan baju Indonesia, peduli amat jika Anda adalah orang Malaysia, India, Maldives, Sri Langka, Filipina, Timor-timor. Gunakan baju Indonesia di luar tempat Anda menonton. Kecuali mau berjalan tidak tenang dan pulang (syukur2) telanjang.

2. Manajemen waktu yang baik pada hari H. Jika Anda punya kesibukan sebelum pertandingan, pastikan selesai J-8 sebelum Kick off. Kenapa? Karena Anda sudah harus ada di sekitar area Stadion paling tidak 4 jam sebelum pertandingan. Contohnya jika pertandingan jam 19.00, datanglah di sekitarnya pada pukul 15.00. Bawa cemilan yang banyak, kartu, SUDOKU, iPad (minta dicopet), dan alat hiburan lainnya.

3. Siapkan botol Aqua 1.5 liter yang banyak. Karena PANTANG KENCING SEBELUM PERTANDINGAN BERAKHIR. Jika Anda pergi ke WC, akan muncul kesulitan BESAR untuk kembali ke tempat duduk. Hal, ini bisa ditanggulangi dengan mengurangi masuknya cairan tubuh ke dalam diri Anda.

4. Saya tidak menyarankan membawa anak kecil dengan tinggi kurang dari 155cm. Terutama bila datang telat. Dia hanya akan menjadi saksi kejamnya dunia pada orang-orang pendek. Dia hanya melihat punggung, syukur-syukur punggung pemain. Yang dia lihat adalah punggung orang dengan tinggi 160cm di depannya, begitupula seterusnya.

5. Posisikan tangan Anda di daerah sekitar barang penting Anda. Ya, di sana. Betul. (Heh, jangan lihat ke sekitar celana). Maksud Saya, letakkan HP, dompet, kunci mobil, kunci motor, dan lainnya di satu tempat yang mudah Anda raba dan pastikan keberadaannya. Sisihkan uang di luar dompet, letakkan dompet di dalam tas (bila membawa). Posisi di sana nanti akan sangat rapat, terutama yang berdiri. Pastikan Anda tidak menjadi korban tangan jahil. Kalau perlu, jahililah orang lain.

6. Jangan menyerah. Betul, semboyan ini bukan hanya untuk pemain di lapangan, tetapi juga untuk kita, penonton. Kemarin Ayah Saya menunjukkan semangat juangnya untuk menyaksikan pertandingan live. Dia memulai dengan menyaksikan hanya 1/4 lapangan, lama-lama jadi 1/2 lapangan terlihat, kemudian (berakhir) di 3/4 lapangan. Teruslah mendesak dan bersabar. Tuhan melihat siapa yang sabar, hanya Saja mungkin Dia juga bingung mau ngasih rizki ke yang mana karena menurut Saya banyak juga orang sabar di antara penonton.

7. Bawalah HP ber-TV. Sadarilah satu hal. Di lapangan tidak ada replay alias reka ulang. Jika Anda ingin melihat suatu kejadian lebih detail, bawalah HP ber-TV. Anda bisa melihat kejadian tertentu berulang kali. Mungkin sambil memberi komentar dan menunjukkan muka sombong yang berkata, 'Hmmh, makanya punya HP ber-TV dong.'

8. Semua orang punya hak sama. Hal ini tercermin dari persamaan antara VIP dan kategori 1. Siapapun bisa masuk ruang VIP. Hal yang paling penting. HAJAR SAJA!

9. Jangan percaya aparat keamanan. Aparat keamanan lebih takut rakyat dari apapun. Buktinya adalah kesemrawutan yang terjadi di stadion. Bahkan tiket hanya dilihat, dirobek, dan tidak dihitung jumlahnya. Seharusnya sobekan tiket disimpan dan dihitung ulang sehingga jumlahnya sama dengan penonton yang masuk dan menjadi bahan evaluasi.

10. Ini kandang GUE! Sayang sekali, di momen yang sangat nasionalis ini, semua merah putih ini agaklah fana. Hati-hatilah bagi pendatang berplatnomor mobil D atau selain B. Terutama D. Beberapa golongan masyarakat kita tidak mengerti pentingnya perdamaian dan persatuan. Mereka lebih suka menunjukkan bahwa kota tempat perhelatan momen besar ini adalah kandang tim lokalnya. Disarankan tidak banyak tingkah. Hindari teriakan seperti, 'Dada Rosada nu aing!' atau 'Hirup aing kumaha aing!' atau lebih mantap lagi 'Untuk Tuhan, Bangsa, dan Maung Bandung!'. Sekali lagi kalian bisa pulang (syukur2) telanjang. Lebih baik kalian teriak, 'Saya coblos kumisnya! Suer! Kagak bo'ong!', sekalian pakai atribut kumis kalau perlu.

11. Membawa Binokular. Membawa teropong akan membantu Anda melihat aksi pemain di lapangan. Untuk kebutuhan darurat juga bisa untuk melihat bangku VVIP, kali aja ada Kiki Amalia. Kemarin ada Julia Perez dan sangatlah berbahaya melihat dia terlalu lama, bisa menyebabkan sakit leher dan sakit mata karena memandang pertama kali belum dosa, yang dosa adalah ketika sudah mengedip (pertahankan jangan ngedip).

12. Parkirlah di Tempat yang tepat. Pemilihan posisi parkir akan menentukan kesejahteraan Anda ketika pertandingan dimulai dan setelah pertandingan selesai. Biarlah posisi kendaraan Anda jauh sedikit. Asalkan aman, nyaman, dan yang penting Anda tidak akan mengantri berjam-jam untuk keluar dari komplek Senayan. Jalanan akan sangat padat, penuh orang, mobil, motor, dan sepeda. Resiko baret cukup besar. Oleh karena itu berhati-hatilah. Pilih tempat parkir dengan bijak.

13. Pergilah berkelompok. Gunakan 1 mobil kalau perlu. Janganlah membawa terlalu banyak kendaraan, kurangi jumlah kendaraan pribadi. Kalau perlu naik kendaraan umum.

14. Pilihlah jalur dengan bijak. Ketika pertandingan akan dimulai, aparat keamanan akan menutup beberapa jalur menuju GBK. Oleh karena itu, pilihlah jalur dengan bijak karena Anda bisa membuang bensin dan waktu Anda akibat pengalihan jalur yang dilakukan oleh polisi. Bawalah teman Anda untuk bersedih dan misuh-misuh karena percayalah, tidak ada enaknya senewen sendirian. Yang dari Selatan langsung saja ke Plaza Senayan atau Senayan City. Bisa juga parkir di FX. Pokoknya inilah titik dimana Mall Jakarta yang super banyak menjadi bermanfaat.

Itulah sedikit tips yang bisa Saya berikan untuk kawan-kawan yang hendak menonton pertandingan Final. Bijaklah dan beranilah atau Anda akan kecewa. Bravo Timnas Indonesia! F*CK YOU PS*I!

Lihatlah Pato saja tidak beruntung bisa menyaksikan pertandingan, hal ini umum dilihat bila Anda terlambat.

Comments

Post a Comment

Popular Posts