Cerita Cotton Bud


Assalamualaikum,

Sedikit cerita tentang keanehan yang pernah terjadi antara gw dan cotton bud.

Tau cotton bud kan?
Cotton bud itu adalah bulatan kapas yang diletakkan di ujung plastik berukuran kecil sebesar tusuk gigi tapi lebih tebal. Umumnya cotton bud digunakan untuk mengoleskan sesuatu ke suatu tempat, membersihkan lubang2 di tubuh kita, atau bahkan membersihkan daerah2 sempit di alat elektronik.

Hal yang terjadi dengan gw adalah cotton bud yang sering banget gw pakai untuk membersihkan telinga itu mengalami pelepasan yang tidak bisa diprediksi. Jadi ketika gw lagi asik2nya ngorek kuping (rasanya enak banget men...), tiba-tiba gw tarik keluar si cotton bud itu dan VOILA! kok ujung putih-putihnya hilang??

Setelah gw coba sedikit sodok-sodok, dipastikan bahwa kapasnya nyangkut di dalam telinga gw. Gw coba congkel sana-sini, tusuk dikit, sedot-sedot (sedot pake apaan?), bahkan gw coba menggunakan alat super modern yaitu hair dryer (kenapa coba gw pake? sampe sekarang gw bingung alasannya). Gw coba siram air dengan harapan kapas itu akan ngapung dan terangkat, akan tetapi yang terjadi adalah kapas itu malah stuck di dalam, diam tak bergerak dan membuat gw jadi setengah budek, kuping kanan gw tidak bisa menerima suara dengan benar. FAK!

Sebelumnya gw pernah mengalami kejadian seperti ini, jadi gw tetap cool saja. Karena gw tau solusinya ada di rumah gw, yaitu seperangkat alat perawatan tubuh milik Ibu yang di dalamnya ada sejenis batangan logam kecil dengan ujung mirip sendok. Alat itu telah berhasil menyelesaikan kasus sebelumnya bahkan pada cotton bud dengan ukuran yang lebih besar.

Jadi gw bawa itu cotton bud ke mana-mana (di dalam kuping). Lagi ngasisten kulap besar gw susah banget denger instruksi dari sesama asisten, kalau ada praktikan nanya gw angguk2 aja dulu, baru deh gw pastikan apakah pertanyaan yang dia lontarkan sama dengan yang gw terima. Apabila ada yang mengamati, gw cenderung lebih banyak nengok ke kanan selama seminggu lebih karena hanya kuping kiri gw yang normal pendengarannya.

Akhirnya ketika long weekend Idul Adha, gw pulang ke rumah malam-malam, sekitar jam 12. Hal pertama yang gw lakukan setelah meletakkan tas adalah masuk ke kamar orangtua dan mengambil seperangkat alat bersih-bersih kuping itu. Alat maut yang gw cari masih ada, gw pun mulai berjuang mencongkel cotton bud yang ada di telinga kanan gw. Butuh sekitar 20 menit untuk mengeluarkan benda itu. Setelah gw keluarkan, bentuknya masih bulat, tapi udah rada sedikit coklat dan bau kuping. Yaiya, seminggu lebih ada di dalam telinga. Setelah itu dunia menjadi lebih indah, suara TV jadi lebih merdu, suara gw jadi makin merdu... Oh indahnya suara di dunia ini.

Sekian cerita gw tentang cotton bud, pesan moral dari cerita ini adalah gunakan cotton bud dengan bijak, pastikan ujungnya kuat dan tidak mudah lepas, pastikan ukurannya sesuai dengan telinga anda, pastikan apabila akan terjadi kecelakaan seperti yang saya lakukan, ada alat penyelamatnya. Gunakan vacum cleaner kalau perlu.

Minggu ini adalah minggu terakhir kuliah yang berarti akan libur panjang dan UAS pun akan datang. Doakan gw survive dan nilainya bagus. Selain itu, gw akan mencoba memperbaiki diri gw menjadi lelaki yang lebih baik (badan berotot, berjambang, kaya raya, masuk surga). Hehehe.

Adios!


Listening to : John Mayer - Why Georgia

Comments

  1. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  2. monyet curaaaaaaaaaang, itu kan cerita gw! hahaha

    ReplyDelete
  3. wahhh....
    saye ni dah 2 kali pon alami hal serupe
    sampai masa saye tulis ini pon itu barang masih stay kat telinge saye

    ReplyDelete
  4. Your website is really inspiring for me to achieve success, keep the spirit.
    Otopain Obat Tetes Untuk Telinga
    Konsultasi Kesehatan

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular Posts