Arak-arakan Wisuda dan arak-arakan mabok.

Hola!

Sekarang gue sedang berada di kebab untuk Rapat evaluasi acara wisudaan. Untuk pertama kalinya gue menjadi bagian dari barikade untuk membawa wisudawan dari sabuga ke kampus.

Jadi kali ini gue menjadi bagian dari danlap (komandan lapangan). Jadi ada 3 orang danlap untuk membawa wisudawan. Gue memulai hari dengan bangun telat dan sakit tenggorokan. Sekarang ini bahkan tenggorokan gue masih sakit.

Tim barikade di sabuga berkumpul di bawah pohon rimbun di sekitar sabuga untuk potong rambut...itu bohong. Jadi kami buat basecamp di bawah pohon itu yang dapat menyelamatkan kami dari sang surya. Hari ini panas. Panas...sampai-sampai kalau ada es pasti akan meleleh.

Awalnya di bawah pohon itu hanya ada beberapa orang saja. Akan tetapi, seiring berjalannya waktu... Semakin banyak orang yang datang. Awalnya kami santai kayak di pantai. Jadi kami buka baju semua, gak cewek gak cowok...(berharap kau!?). Jadi kami menunggu waktunya para wisudawan untuk dijemput. Selama menunggu, terjadi peristiwa keluarnya orang tua dari dalam sabuga.

Kami semua tim barikade berubah tugas menjadi HUMAS. Kami menjadi penjaring ibu-ibu dan bapak-bapak berwajah bahagia mengetahui anaknya sudah selesai memberi mereka cobaan selama kuliah. Selain itu terpancar harapan anak2nya nanti akan memberikan mereka rumah di bukit yang indah dengan kuda poni berlarian di halaman. Kami mencari satu persatu pasangan orang tua tersebut. Dan membawa mereka ke kebab. Tempat mereka nantinya akan berpikir bahwa wisuda tidak baik dilakukan terlalu rutin seperti dua minggu sekali. Karena diperkirakan dapat menyebabkan degradasi kepandaian.

Orang tua yang sudah sampai di kebab (harusnya) mendapat hiburan yang dapat membuat mereka lupa sedang menunggu anak2nya. Selain itu mereka disuguhi makanan enak yang membuat lidah jadi kayang. Tapi kenyataannya sering kali orang tua wisudawan menjadi capek karena tidak sabar ingin pulang bersama anak2nya. Lama menunggu ini dikarenakan perjalanan dari sabuga menuju kampus seringkali butuh keringat dan darah.

Sebagai contohnya, tadi kami melakukan arak2an. Setelah menjemput wisudawan dan mengurung mereka di dalam barisan mahasiswa berjaket kuning dan berbau asem, kami berjalan menuju gerbang depan. Di gerbang depan kami menunggu giliran performance. Saat menunggu giliran tersebut, terjadi insiden adu mulut (bukan ciuman) antara anak tambang dan anak sipil. Memang dua himpunan ini tercipta untuk ikut kekuasaan bela diri sejagad. Anak sipil yang merasa jagoan entah angkatan berapa, dia berteriak dengan lantang pada anak tambang, "hidup sipil!". Dalam hati gue mikir, 'mas2 gak usah pakai napsu ngajak berantem juga ya ngomongnya ke tambang.' Wah, gue udah tahu nih ujung2nya bakal ada ribut. Yaudah, jadilah...anak tambang menyerang dan maju. Untunglah tidak jadi perang di depan kampus. Akan tetapi beberapa orang dari himpunan kami merasa dilecehkan. Bayangkan! Ada wanita berjilbab berteriak pada mahasiswi di himpunan kami, 'bangsat lo anjing!'. Gue mencoba menahan ambien gue. Eh, gue gak ambien kok. Jadi gue tahan emosi gue. Hanya saja kalau sampai kita ribut. Bisa2 tidak boleh ada lagi arak2an.

Setelah kita berjalan masuk ke dalam kampus dan melaksanakan performance yang bagus dari angkatan 2008. Luar biasa angkatan 2008! Perjalanan relatif lancar. Kami sampai di kebab dan dilakukan pemanggilan wisudawan satu persatu.

Setelah itu kami semua langsung terjun ke trotoar dan meluruskan kaki. Wow! Luar biasa, terima kasih pada pencipta trotoar! Mantap! Trotoar memang gaul. Keras dan ada di pinggir jalan. Bisa membuat kami selamat dari kendaraan di tengah jalan.

Oke, sudah dulu cerita saya tentang wisudaan april 2009. Capek...dan evaluasi gak selesai2.

Adios amigos puerto rico barbados! Viva la vida!

Comments

  1. klarifikasi : gak nu, gw gak asem...
    bersukur hamba tak di tkp ya, kalo tidak, sudah ku dislok abang-abang itu...

    ReplyDelete
  2. gila ya...emang wisuda ini penutupan yang oke buat karir wisuda 2007. hampir aja barikade nymphaea jadi medan perang. tsk tsk tsk. himpunan cowo harus jaga wibawa nie.

    ReplyDelete
  3. nu elo kan angkatan 07 dan bukan anak sipil maupun tambang?!

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular Posts